Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Kuku adalah salah satu bagian tubuh yang mudah terlihat oleh orang lain. Sebagian besar orang, terutama wanita kerap mengecat atau merawat kuku agar terlihat lebih indah. Namun, ada pula yang terkadang tidak peduli dengan kesehatan kuku karena dianggap tidak mengganggu.

Padahal, kuku bisa saja menjadi tanda dari sebuah penyakit atau bahkan sarang penyakit itu sendiri. Kuku yang sehat harusnya permukaannya halus, warnanya jernih dan tidak mudah patah. Agar tetap kuat, Anda harus merawat kuku dengan baik dan benar, seperti menggunting kuku yang rutin dan selalu menjaga kebersihannya agar tidak ada kuman.
yuk simak berikut ini :

Advertise!Iklan Dalam Artikel

1. Jangan Menggigit Kuku

Salah satu kebiasaan buruk banyak orang adalah menggigit kuku, baik itu secara sadar atau tidak sadar. Kebiasaan ini sebaiknya dihentikan karena selain dapat membuat bentuk kuku tidak beraturan, hal itu memudahkan bakteri masuk. Bakteri bisa masuk ke tubuh jika kuku yang digigit tidak bersih. Bakteri juga dapat lebih mudah menginfeksi jika kita kerap menggigit kuku.

2. Jangan Memotong Kutikula Kuku

Kutikula kuku adalah lapisan kulit yang ada di pangkal kuku. Dasar kuku ini berada di jalur awal pertumbuhan kuku sehingga harus dirawat dengan baik.

Lapisan kutikula adalah bagian penting yang berfungsi untuk menghalangi bakteri masuk ke akar kuku. Jika kutikula dipotong, bakteri hingga jamur dapat lebih leluasa untuk hadir dan menyebabkan infeksi. Biasanya, salon kecantikan yang melakukan manicure dan pedicure kerap melakukan hal ini, sehingga sebaiknya Anda sampaikan untuk tidak memotong kutikula Anda mulai sekarang.

3. Jangan Terlalu Sering Pakai Kuteks

Pewarna kuku memang dapat membuat kuku lebih terlihat indah, terlebih Anda bisa berkreasi dengan menggambar berbagai motif yang lucu. Namun, kuteks tetap mengandung bahan kimia yang dapat merusak kesehatan kuku. Selain itu, pembersih kuku yang mengandung aseton juga bisa membuat kuku berubah warna menjadi kuning dan pecah-pecah. Sebaiknya, gunakan cat kuku yang kandungannya ringan dan pembersih kuku yang tidak mengandung aseton bila ingin mengecat kuku.

4. Jaga Kuku Tetap Kering

Kuku yang terlalu lama terkena air dapat menjadi lembab dan rapuh sehingga gampang patah. Jika hal ini sudah terjadi, bakteri dapat dengan mudah masuk dan menginfeksi kuku Anda. Hindari hal tersebut dengan cara selalu memakai sarung tangan karet saat mencuci piring atau mencuci baju.

5. Jangan Mencabut Kulit Pinggir Kuku yang Keluar

Tak jarang kulit di pinggir kuku yang keluar membuat risih dan membuat Anda ingin menarik kulit tersebut. Bagi Anda yang memiliki kebiasaan tersebut, sebaiknya hentikan mulai saat ini.

Risiko yang bisa terjadi saat Anda mencabut kulit pinggir kuku adalah merobek jaringan kulit sehingga bisa menimbulkan infeksi, bengkak bahkan bernanah. Disarankan untuk menggunting memakai gunting kuku saja agar meminimalisir risiko yang ada.

6. Gunakan Gunting Kuku Pribadi

Penggunaan gunting kuku milik orang lain dapat menularkan bakteri ke kuku Anda. Karenanya, selalu gunakan kuku milik pribadi dan pastikan Anda menjaga kebersihannya. Pakai juga gunting kuku yang tajam agar memudahkan Anda untuk memotong kuku. Disarankan untuk menggunting kuku dengan cara memotong lurus bagian atas, kemudian potong dan kikir kedua sisinya agar tidak tajam. (liputan6)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.