Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Pihak keluarga keberatan perpanjangan penahanan terhadap Ahmad Dhani yang saat ini Rutan Kelas 1 khusus Surabaya di Medaeng Waru-Sidoarjo. Pihak keluarga yang didampingi Ahmad Al Ghazali dan Abdul Qodir Jaelani menilai, perpanjangan penahanan Ahmad Dhani melanggar hak azasi manusia (HAM).

Anak pertama dan ketiga Ahmad Dhani itu rencananya akan mengadukan hal tersebut kepada Komnas HAM hari ini, Senin (4/3/2019). Keduanya akan ke Kantor Komnas HAM di Jalan Latuharhari, Menteng, Jakarta Pusat, sekitar pukur 14.00 WIB.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Rencana tersebut dibenarkan Kuasa hukum Ahmad Dhani, Hendarsam. “Ketemu Komnas HAM jadi menindaklanjuti pengaduan, karena ada perpanjangan penetapan penahanan dari mas (Ahmad) Dhani yang 60 hari itu,” katanya.

“Komnas HAM kan bersurat ke Pengadilan Tinggi kan, nah itu sudah ditanggapi oleh Pengadilan Tinggi, kita juga pengen membahas soal itu,” tambahnya.

Sebelumnya Pengadilan Tinggi DKI telah memperpanjang masa penahanan Ahmad Dhani hingga 60 hari ke depan terhitung 2 Maret 2019. Kubu Ahmad Dhani menilai perpanjangan penahanan tersebut ada indikasi melanggar HAM.

Ahmad Dhani divonis 16 bulan penjara karena menyebarkan kebencian melalui akun Twitter pribadinya.

Musisi sekaligus kader Partai Gerindra itu terbukti melanggar Pasal 45 ayat (2) juncto Pasal 28 ayat (2) tentang Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP.

Ahmad Dhani sempat ditahan di Rutan Cipinang, Jakarta. Namun kini dipindah ke Rutan Kelas 1 khusus Surabaya di Medaeng Waru-Sidoarjo, karena sedang mengikuti sidang kasus pencemaran nama di Pengadilan Negeri Surabaya. (iNews)

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.