Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id, Pasbar – Ketua DPD Pekat IB Pasbar yang juga Ketua KolaboAksi Kemanusiaan Pasbar, Decky H Sahputra dan saat ini juga sedang menjabat sebagai Kabid Kedaruratan dan Logistik di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar mengapresiasi sikap positif Pemerintah Kabupaten Pasaman Barat, dimana menurutnya di akhir- akhir ini Pemkab melalui Sekda Pasbar,Yudesri yang telah membuka jalan dan menyambut baik serta merespon apa yang dilakukan oleh Sekelompok Pemuda dalam komunitas mereka di daerahnya, apalagi kegiatan tersebut positif dan mampu memberi harapan terhadap peningkatan Ekonomi Kerakyatan.

Melihat respon positif dari Pemerintah setempat Decky berharap agar semua generasi muda di Pasbar mampu mengimplementasikan dalam karya nyata terutama melalui kegiatan yang mendukung peningkatan ekonomi rakyat melalui pengembangan pariwisata dan yang mampu menjaga kelestarian lingkungan di daerahnya masing-masing.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Hal itu di katakan, Decky H.Sahputra saat memberikan arahan kepada Generasi Muda yang tergabung dalam Padepokan Pencak Silat Bunda Kandung di Padepokan Bunda Kandung Simpang Empat Selasa (25/6), yang juga terlihat hadir beberapa Pengurus dan anggota Ormas seperti Laskar Mujahidin, DPD Pekat IB, dan MRPB Peduli .

Decky berharap dalam mengembangkan pariwisata di wilayah Pasbar seperti saat ini MRPB Peduli sedang menggiatkan di Maligi dan di beberapa lokasi lainnya, diharapkan semua komunitas setempat mampu memberikan sesuatu yang positif buat masyarakat sekitarnya hingga Pemerintah melalui Program Dinas terkait seperti mendukung melalui program Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga dan juga dinas-dinas terkait lainnya.

Ia mengatakan, “Bagi komunitas yang memiliki lokasi pariwisata di minta untuk membuat peraturan baik itu tentang retsibusi dan cara mengatasi limbahnya, untuk ini diharapkan agar pengelolaan wisata berjalan dengan baik dan membuka pintu kerja sama dengan Pemerintah setempat, agar pengelolaannya mampu dijadikan sebagai investasi daerah,” ujarnya.

Pengelolaan pariwisata ia mencontohkan seperti yang berada di wilayah lain yang telah berjalan dengan baik, termasuk dalam membuat aturannya tetap melibatkan beberapa unsur, baik BPD dan Lingkungan Hidup, Koperindag dan dinas terkait lainnya bahkan tokoh masyarakat setempatpun perlu dilibatkan , karena melihat ke depan akan dampak dari ketika wisatawan datang berkunjung, terangnya.

“Jangan pula kita yang membuat aturan, kita sendiri yang melanggarnya, hal itu tidak benar, maka dari itu perlu ada kesepakatan yang dibuat maka perlu juga konsultasi dengan pemerintah di bidang hukum,” ujarnya.

Ia menegaskan kepada kepada masyarakat melalui komunitas agar melayani bukan dilayani, artinya, ada sinkronisasi peraturan dengan pemerintah dan masyarakatnya.

“Komunitas harus siap menjadi jembatan terhadap masyarakat untuk memajukan daerahnya, siapkan kepengurusan yang profesional serta mampu mengakomodir semua pihak, mari semua komunitas di daerah masing – masing dan di harapkan kerjasamanya dalam stuasi apapun dalam mengelola anggaran,” tukasnya.

Dengan terjalinnya hubungan harmonis antara komunitas dengan masyarakat dan pemerintah, maka potensi sesuai asset dan profesi unggulan setempat dapat kita tunjukan baik dengan dan oleh semua unsur dengan membangun komunikasi sosial yang berkelanjutan.

“Kita di Mata Rakyat Pasaman Barat Peduli melalui Kolaboraksi bersama beberapa organisasi kemasyarajatan yang ada selalu berbagi tugas sesuai tupoksi setelah melaksanakan berbagai kajian bersama, dimana masing-masing kegiatan akan kita arahkan pembinaannya sesuai kebutuhan dan unggulan yang ada,” papar Decky.

Tugas tersebut merupakan kewajiban kita bersama membinanya hingga dalam membangun Komunikasi Sosial melalui kolaboaraksi #bersamakitabisa, hingga apa saja yang di butuhkan masyarakat seperti mengatasi kesulitan serta membantu petani, nelayan maupun pedagang yang membutuhkan uluran berbagai pihak untuk mengentaskannya kepada taraf hidup layak peelahan tapi pasti dapat kita capai.

“Selain itu memaksimalkan untuk memperoleh informasi di tengah masyarakat, sehingga keberadaan komunitas di wilayahnya betul-betul di rasakan warga setempat,” ujarnya.

Ditambahkan Decky lagi bahwa komunikasi sosial melalui komnitas adalah bentuk kepedulian dalam membangun hubungan emosional dengan masyarakat sekaligus membantu mengatasi kesulitan yang dihadapi masyarakat di daerahnya masing-masing.

“Intinya kegiatan ini suatu bentuk moril, sosial dalam menjembatani dan untuk memotivasi masyarakat sekaligus mengajak bersama-sama selain meningkatkan perekonomian juga menjaga kelestarian lingkungan,” kata Decky

Decky juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah yang akhir-akhir ini telah ikut peduli bahkan telah memperhatikan masyarakat baik dari segi keamanan beraktifitas, maupun lainnya, sehingga melalui komunitas dapat tercipta informasi komunikasi kebersamaan di tengah masyarakat.

Kedekatan Komunitas yang selalu memikirkan kemajuan masyarakatnya akan sangat dirasakan manfaatnya rakyat setempat, bahwa masyarakat sangat terbantu adanya komunitas di bawah binaan MRPB Peduli khususnya melalui Kolaboraksi dalam hal mendukung pendidikan,kesehatan,lingkungan dan peningkatan ekonomi, hingga melalui kerjasama dengan komunitas setempat yang telah terjalin selama ini dapat mengamankan dan menjaga wilayah setempat sesuai peekembangan dan kebutuhannya. terang Decky mengakhiri. (Zoelnasti)

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.