Iklan Atas Artikel
Akhmad Rosano (Pelapor) Mencabut laporannya di mapolda Kepri, Oknum Wartawan (Terlapor) Menandatangani Surat kesepakatan atas perbuatannya telah membuat video Hoax tentang Lukita.

Batam – Akhmad Rosano warga Batam yang sempat melaporkan oknum wartawan media online terkait video Hoax tentang Lukita Dinarsyah Tuwo Bakal Calon Walikota Batam 2020 berakhir pada perdamaian secara kekeluargaan.

Rosano yang juga diketahui sebagai Wakil Ketua Tim Relawan Lukita Dinarsyah Tuwo resmi mencabut laporannya tersebut di Mapolda Kepri.

Alasan pencabutan pelaporan tersebut dikarenakan oknum wartawan yang sempat membuat heboh warga Batam dengan video Hoaxnya, yang menyebutkan Lukita diperiksa KPK di kantor BPKP Provinsi Kepri, telah meminta maaf secara langsung kepada Lukita beberapa waktu lalu, Jumat (6/12) lalu.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

“Hari ini, saya sebagai pelapor mencabut laporan tersebut atas kebaikan hati dari bapak Lukita Dinarsyah Tuwo yang mau memaafkan oknum pers tersebut, dan meminta saya untuk mencabut laporan di Polda Kepri,” tulis Ahmad Rosana melalui pesan yang diterima media ini. Selasa, (10’12/2019).

Sesuai surat pencabutan laporan yang diterima media ini melalui pesan whatsApp, menuliskan 4 poin kesepakatan antara pihak pelapor dan terlapor.

1. Terlapor mengaku bersalah atas perbuatannya menyebarkan video Hoax yang dinilai mencemarkan nama baik Lukita Dinarsyah Tuwo.

2. Terlapor meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatan yang sama, dan permohonan maaf terlapor akan di muat di media online Batamnews.co.id sesuai jadwal yang disepakati.

3. Pelapor memaafkan perbuat terlapor.

4. Setelah kedua belah pihak menandatangani perjanjian tersebut, pelapor mencabut pengaduannya dan tidak melakukan penuntutan kembali di kemuadian hari.

Ahmad Rosano mengatakan bahwa, pihaknya menghargai respon oknum wartawan tersebut yang langsung datang menemui Lukita Dinarsyah Towo untuk meminta maaf di kantor Relawan Lukita di bilangan Mega legenda.

“Saya yakin, jika laporan kita di tindak-lanjuti pihak Kepolisian, oknum wartawan tersebut pasti terjerat Hukum. Namun dengan respon dia mendatangi kantor relawan Lukita Dinarsyah Tuwo di Mega Legenda pada Jumat kemarin untuk meminta maaf. Bapak Lukita langsung meminta saya untuk mencabut laporan tersebut. Sekarang kita tunggu kesepakatan akan berita permohonan maaf dia, supaya kasus ini clear,” jelas Rosano.(*)

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.