Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Salah satu tokoh pemuda sekaligus sebagai Ketua Pekat IB DPD kota Bandung yang biasa disapa Kang Boy saat dimintai tanggapan tentang hastag #BandungDaruratKorupsi mengatakan, “Memang saaat ini bukan hanya kota Bandung yang kita cintai kalau membicarakan darurat korupsi, masih banyak kota atau kabupaten di wilayah lain yang lebih parah serta tertangkap tangan para pimpinan daerahnya oleh lembaga anti rasuah atau yang kita kenal KPK,” katanya.

“Menurut pandangan saya kita harus bebenah diri serta saling mengingatkan atau kalau kata bahasa sundanya “silih emutan” ka para pejabat di lingkungan kota Bandung agar tetap menjalankan roda pemerintah dengan tertibnya administrasi serta menjalankan kegiatan dan sop sesuai aturan yang berlaku, Insya Allah kita akan di lingkungan yang benar benar taat secara aturan serta menjauhi hal hal yang tidak di harapkan,” ungkap Kang Boy.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Mengingat beberapa lingkungan di pemerintah kota Bandung sedang dalam bahasan darurat korupsi seperti PD pasar dan masalah pengadaan rth (ruang terbuka hijau), bagaimana pandangan Ketua dari Pekat IB DPD kota Bandung ini?,

“Menurut saya bukan hanya lingkungan instansi itu tersebut yang darurat korupsi, tapi semua instansi pun bisa saja menjadi darurat apabila kita sendiri sebagai warga masyarakat tidak saling mengingatkan apabila para pejabat di wilayah kota Bandung sudah salah koridor atau hampir salah koridor. Segera kita kembalikan kepada koridor yang benar, serta terhindar dari situasi yang salah,” jawabnya.

“Jadi intinya pencegahan itu tetap lebih baik dari pada mengobati dengan artinya kita sebagaimana elemen masyarakat dan asli orang Bandung harus saling menguatkan, harus saling mempersatukan. Agar tetap kota Bandung yang kita cintai ini berada di jalan yang di ridhoi oleh Allah swt serta tetap menjadi Bandung kota kembang akan wisata serta prestasi,” tutur Ketua Pekat IB DPD kota Bandung Boyke Luthfiana Syahrir sekaligus seorang praktisi hukum.

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.