Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id, Jakarta – Ormas Dewan Pimpinan Pusat Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (DPP. Pekat IB) menginisiasi “Rekonsiliasi Nasional Untuk Indonesia Damai”. Rekonsiliasi ini rencananya akan digelar dalam waktu dekat mendahului pelantikan Presiden Republik Indonesia dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang terpilih pada pemilu 2019.

Ketua Umum DPP. Pekat IB, H. Markoni Kotto, SH mengatakan, Rekonsiliasi Nasional Indonesia Damai ini dilakukan untuk menjaga dan merawat keharmonisan bangsa pasca pemilu 2019. Juga mengembalikan kedaulatan rakyat.

“Pemilu 2019 yang merupakan pesta demokrasi sudah selesai dilaksanakan dan telah melahirkan Presiden dan Wakil Presiden beserta anggota parlemen yang patut kita hargai sebagai pemenang kontestasi politik pemilu 2019 dan perlu juga mengembalikan kedaulatan rakyat,” ujar Markoni kepada Otoritasnews.co.id di Jakarta, Senin (22/7/2019).

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Menurut Markoni, kegiatan rekonsiliasi nasional ini dilakukan untuk menghilangkan hegemoni politik yang saat ini masih terlihat diantara kedua kubu yakni 01 dan 02.

“Pemilu 2019 sudah berakhir sehingga tidak ada lagi terdapat saling mempertahankan pelihan politik baik kubu 01 maupun kubu 02. Namun kita kembali merajut persatuan dan kesatuan menuju Indonesia yang berdaulat,” tegasnya.

Lebih lanjut, Markoni menegaskan, bahwa rekonsiliasi ini dilakukan untuk meredam segala bentuk isu politik yang berbuntut pada perpecahan.

“Kami menginisiasi rekonsiliasi nasional ini untuk kembali menyatukan semua potensi anak bangsa untuk ikut mendukung pemerintahan yang legitimate dan konstitusional dibawah kepemimpinan Jokowi-Ma’ruf Amin, termasuk turut menyadarkan masyarakat, bahwa Demokrasi bukan untuk memecahbelah anak bangsa,” pungkasnya.

Sebagai inisiator Rekonsiliasi Nasional Untuk Persatuan Indonesia, Markoni mengaku pihaknya dapat memfasilitasi tempat dan mengundang tokoh-tokoh politik untuk menyampaikan orasi Kebangsaan “Menuju Indonesia Satu” demi kemajuan Bangsa.

“Kami akan mengundang tokoh-tokoh politik, cendikiawan serta para tokoh-tokoh pemuda untuk menyampaikan orasi kebangsaannya dalam kegiatan yang dihelat Pekat IB,” tutupnya. (Arum)

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.