Iklan Atas Artikel
Wahyu Wahyudin Anggota DPRD Kepri Bersama Petani Cabai Setokok.

Batam – Pertanian merupakan salah satu sumber perekonomian terbesar di Indonesia. Dengan adanya pembangunan pertanian yang baik, perekonomian negara akan lebih stabil.

Untuk itu, Pemerintah dengan gencar melakukan pengembangan di bidang pertanian. Salah satu cara yang dilakukan Balai Penelitian Pertanian Kepri (Kementan) dengan menggelar Pengawasan dan advokasi penanaman cabai dengan Teknologi 4.0.

Dengan kegiatan tersebut, akan menunjang Sumber Daya Manusia (SDM) yang diharapkan mampu mengembangkan pertanian dengan peralatan-peralatan berbasis digital untuk memaksimalkan pekerjaan manusia (petani) itu sendiri.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Kegiatan Pengawasan dan advokasi penanaman cabai dengan Teknologi 4.0. digelar di wilayah setokok, Kecamatan Bulang, Batam. Hal itu pun mendapatkan respon positif dari para petani diwilayah tersebut.

Wahyu Wahyudin Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Riau, dari Fraksi PKS yang hadir sebagai pembicara mengatakan, Kegiatan tersebut digelar sebagai upaya menunjang budidaya cabai yang baik di era digital.

“Melakukan Bimbingan teknis budidaya cabai yang baik, mengetahui persoalan yg dihadapi di lapangan dan mengupayakan solusinya,” Ujarnya.

Wahyu Wahyudin Anggota DPRD Kepri Jadi Pembicara Dalam Pelatihan Untuk Petani Cabai.

Dengan pelatihan tersebut juga, Wahyu Wahyudin menyebutkan, Hasil yang di hasil oleh para petani akan menghasilkan Cabai yang sehat. “Petani akan semakin semangat, cabainya sehat, produksi cabai dan pendapatan serta kesejahteraan petani meningkat.

Anggota DPRD Provinsi Kepri Dari Fraksi PKS yang dikenal gemar bertani tersebut berharap, Dengan Kegiatan Pelatihan terhadap para petani Cabai tersebut, dapat meningkatkan keuntungan yang layak.

“Para Petani bisa meningkatkan produktivitas dan penghasilan/keuntungan yang layak serta lebih dari cukup dari Bertani Cabai. Serta Batam bisa swasembada cabai,” Harapnya.

Dalam kegiatan Pengawasan dan advokasi penanaman cabai dgn Teknologi 4.0 tersebut, di Hadir dari Litbang kementan  & BPTP Kementan Kepri Bpk.Mizu.(*)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.