Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memberikan dana subsidi atau public service obligation untuk PT MRT sebesar Rp 672 miliar. Dana tersebut dianggarkan dalam APBD DKI Jakarta 2019 untuk biaya operasional transportasi umum berbasis rel tersebut.

Sekretaris Perusahaan PT MRT Muhammad Kamaludin membenarkan pihaknya mendapatkan subsidi tersebut. Namun, dia enggan untuk mengungkapkan serapan dana publik tersebut karena pelaporan tersebut hanya dilakukan saat laporan akhir tahun.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

“Anggaran itu untuk operasional, untuk menjalankan kereta, sarana, dan sistem pendukung sarana, termasuk SDM yang menjalankan MRT,” katanya seperti dilansir dari Antara, Kamis (4/9).

Alokasi subsidi atau PSO DKI Jakarta diketahui sebesar Rp 4,84 triliun pada lima perusahaan milik daerah (Badan Usaha Milik Daerah) DKI Jakarta dan berada dalam kelompok belanja tidak langsung APBD Jakarta dengan total sebesar Rp 34,509 triliun.

Perincian subsidi itu diperuntukkan subsidi transportasi pada PT Transportasi Jakarta sebesar Rp 3,21 triliun, subsidi pangan kepada PD Dharma Jaya dan PT Food Station Tjipinang Jaya Rp 636 miliar.

Selanjutnya, subsidi transportasi angkutan perkeretaapian MRT Jakarta untuk PT MRT Jakarta Rp 672 miliar dan subsidi transportasi angkutan perkeretaan LRT Jakarta untuk PT Jakarta Propertindo Rp 327 miliar. (merdeka)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.