Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Jakarta – Sejak 21 Mei 2019, beberapa kawasan di Jakarta Barat diwarnai kerusuhan pasca pengumuman rekapitulasi perolehan suara pilpres 2019 oleh KPU. Bentrok antara perusuh dan aparat tidak terhindarkan setelah para perusuh dipukul mundur oleh aparat TNI-Polri dari aksi anarkis di Bawaslu.

Merespon hal tersebut, GP Ansor Jakarta Barat mendukung penuh pernyataan Kapolres Jakarta Barat yang menyatakan bahwa perusuh di kawasan Jakarta Barat berasal dari luar Jakarta.

“Berdasarkan pengamatan para kader Ansor-Banser di kota bambu, Slipi, Kemanggisan, Petamburan dan sekitarnya, kami sepakat dengan statement pak Kapolres yang menyatakan para perusuh berasal dari luar. Hal ini juga diperkuat dengan keberadaan mobil-mobil yang mengangkut para perusuh yang berplat nomor luar Jakarta”, tegas Ketua Cabang GP Ansor Jakarta Barat Alfanny.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Menurut Alfanny, GP Ansor Jakarra Barat mendukung sepenuhnya tindakan tegas TNI-Polri dalam menanggulangi aksi anarkis para perusuh.

“Sesuai instruksi Ketua Umum PP GP Ansor Gus Yaqut, kami mendukung penuh langkah-langkah TNI-Polri dalam mengatasi aksi anarkisme dan ribuan kader Ansor-Banser Jakarta Barat dalam kondisi siaga penuh bilamana negara memanggil.

“Bagi kader Ansor-Banser, NKRI adalah warisan para ulama NU dan merupakan harga mati yang tidak bisa ditawar lagi. Siapapun kelompok-kelompok yang ingin mengacaukan NKRI, kami siap melawannya bersama TNI-Polri”, tegas Alfanny.

Alfanny telah menginstruksikan segenap kader Ansor-Banser dan warga NU di Jakarta Barat untuk semaksimal mungkin menjaga lingkungan masing-masing dari para perusuh yang didatangkan dari luar Jakarta dan sedapat mungkin mencegah warga Jakarta Barat terprovokasi.

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.