Iklan Atas Artikel

 

 

Salah satu tersangka yang menutupi wajahnya adalah pejabat eselon IV pada Kesbangpol Provinsi Kepri, 

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Otoritasnews.co.id.Tanjungpinang-Terlibat dalam pusaran Narkoba, salah satu pejabat eselon IV Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), ditangkap Satres Narkoba Polres Tanjungpinang. Ia ditangkap bersama salah satu pegawai tenaga harian lepas THL dilingkungan Sekretariat Dewan Provinsi Kepri, dua petugas Bapas Kelas II Tanjungpinang, dan satu warga sipil, Selasa (18/06/2019)

Dari lima orang yang ditangkap tiga orang diantaranya berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN), yakni MH, FR, dan RHF. Sementara dua diantara nya adalah RA honorer Setwan Kepri dan DAM karyawan Swasta

MH, (38) merupakan warga Jl. Hang Lekir Perum. Mahkota Alam Raya Blok Gladiol 3 No. 18A Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang. FR, (40) Islam, Jl. Hang Lekir Perum. Mahkota Alam Raya Blok Gladiol 3 No. 18A Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur Kota Tanjungpinang

RFH (33) Tahun Jl. Hang Lekir
Perum. Graha Dea Kelurahan Batu IX Kec. Tanjungpinang Timur, Kota Tanjungpinang,  RA, (44) Tahun, Pegawai Honorer, Jl. Taman Bahagia Kp. Bukit No. 20 RT 004 RW 007 Kel. Bukit Cermin Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang dan  DAM (37) Karyawan Swasta, Kristen,
Jl. Seraya Kampung Muara Takus No. 12 RT 003 RW 002, Kota
Batam.

Kapolres Tanjungpinang AKBP Ucok Lasdin Silalahi melalui Kasat Resnarkoba AKP R Moch Dwi Ramadhanto melalui siaran persnya membenarkan pihaknya menangkap lima tersangka tersebut

“Iya betul. Lima tersangka telah ditangkap oleh Satreskoba.”Kata Dwi

Kronologi penangkapan tersebut terjadi pada hari Jum’at (14/06/2019) pukul 23.00 wib, anggota mendapatkan informasi dari
masyarakat ada seorang laki-laki diduga memiliki dan menyimpan diduga narkotika jenis sabu dan ekstasi

“Kemudian  anggota melakukan penyelidikan, dan mendapatkan  informasi bahwa laki-laki tersebut berada disebuah rumah di Jl. Hang Lekir Perum, Mahkota Alam Raya Blok Gladiol 3 No. 18A Kelurahan Batu IX Kecamatan Tanjungpinang Timur. Setibanya dilokasi tersebut anggota Satresnarkoba mengetuk pintu dan dibuka oleh seorang laki-laki mengaku bernama FR.

Anggota  Satresnarkoba masuk dan didapati laki-laki mengaku bernama MH dikamar bagian tengah, dan 2 (dua) orang laki-laki mengaku bernama RFH dan DAM dikamar bagian belakang.”Jelasnya

Penangkapan dan penggeledahan tersebut disaksikan oleh Security setempat, dan anggota Satresnarkoba dibagian kamar tengah menemukan satu buah kotak plastikkecil dilantai yang setelah dibuka berisikan 1 (satu)  paket diduga narkotika jenis sabu dibungkus plastik bening dan 1 (satu) bungkus plastik berisi 10 (sepuluh) butir diduga narkotika jenis pil ekstasi berbentuk kodok warna hijau yang
diakui kepemilikannya oleh MH.

Lalu dikamar bagian belakang ditemukan dibawah kasur 1 buah pipet kaca merk FANBOO berisi sisa pakai diduga narkotika jenis sabu dan saat diinterogasi FR, MH, RFH, dan DAM mengaku baru saja selesai mengonsumsi diduga narkotika jenis sabu.

“Anggota Satresnarkoba melanjutkan penggeledahan dikamar bagian
belakang ditemukan didalam toilet kamar seorang laki-laki yang sedang bersembunyi mengaku bernama RA dan setelah
diinterogasi RA mengaku juga ikut mengonsumsi diduga narkotika jenis sabu didalam kamar bagian belakang tersebut.”jelasnya

Dari tangan tersangka polisi masing-masing mengamankan barang bukti, diantaranya tersangka MH didapatkan satu paket sedang diduga narkotika jenis sabu
seberat 23,97 gram, 10 butir diduga narkotika jenis pil ekstasi berbentuk kodok warna hijau seberat 3,19 gram, 1 buah kotak plastik bening  dan 1 unit handphone merk XIAOMI REDMI NOTE 5A
warna putih beserta kartu didalamnya.

Tersangka FR, 1 buah pipet kaca merk FANBOO berisi sisa bekas pakai diduga narkotika jenis sabu, 1 buah tutup botol plastik yang sudah dirakit, 8 buah pipet plastik, 1 buah mancis atau  korek api gas,
1 unit handphone merk SAMSUNG GALAXY A5 2017 warna gold beserta kartu didalamnya

Tersangka RA 1 unit handphone merk SAMSUNG GALAXY J7 PRIME beserta kartu didalamnya, terhadap tersangka RFH didapatkan 1 unit handphone merk XIAOMI REDMI NOTE 5A  warna putih beserta kartu didalamnya dan tersangka DAM 1 unit handphone merk LENOVO warna hitam beserta kartu didalamnya.

“Total barang bukti yang diamankan dari lima tersangka adalah 27,16 gram.”jelasnya

MH, FR, dan RA, dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan atau Pasal 112 ayat (2) Juncto Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika Dipidana dengan pidana mati, pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 6 (enam) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar) rupiah ditambah 1/3 (sepertiga)

Sementara RFH dan DAM dijerat Pasal 114 ayat (1) dan atau Pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Atau Pasal 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika, Dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun dan paling lama 20 (dua puluh) tahun dan pidana denda paling sedikit Rp.1.000.000.000,00 (satu miliar rupiah) dan paling banyak Rp. 10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah).

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.