Iklan Atas Artikel


Otoritasnews.co. id, – Proses rekrutmen anggota Polri sudah mulai dilaksanakan di Polda Sulut. Rekrutmen anggota Polri kali ini merupakan penerimaan rekrutmen proaktif untuk Tahun Anggaran 2020.

Kegiatan penerimaan rekrutmen proakrif ini diawali dengan penandatanganan pakta integritas sekaligus pengambilan sumpah terhadap Panitia Daerah dan seluruh peserta.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Pakta Integritas ini dilaksanakan di aula Catur Prasetya Mapolda Sulut, Selasa (10/12/2019), dipimpin oleh Wakapolda Sulut Brigjen Pol Drs. Alex Mandalika.

Karo SDM Polda Sulut Kombes Pol Muslikhun dalam penjelasannya mengatakan, seleksi ini sangat berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang dilaksanakan secara reguler.

“Tahun ini Polri melihat banyak potensi, prestasi di masyarakat baik di bidang akademik maupun non akademik, misalnya berprestasi di bidang olahraga atau akademik, anggota paskibraka, ataupun masyarakat yang telah berjasa terhadap Kepolisian, ataupun mereka yang berasal dari pulau kecil di perbatasan,” ujar Karo SDM

Dinamakan Rekrutmen Proaktif menurut Karo, karena Panitia selalu proaktif mendatangi kepada mereka (peserta) yang berprestasi.

Dari hasil penjaringan mulai tanggal 5 hingga 8 Desember 2019, terdapat total 39 orang peserta, 29 diantaranya berasal dari pulau kecil terluar, yaitu di Sangihe dan Talaud. “Dan mereka yang memiliki prestasi ada 10 orang, dari Manado 6 orang, Bitung 2 orang, Minahasa 1 orang dan Tomohon 1 orang. Ada atlit bulutangkis, karate, renang, dan pencak silat,” ujar Karo SDM.

Ia juga menambahkan, rencana untuk penerimaan reguler anggota Polri, akan dimulai pada bulan April 2020.

Sementara itu Wakapolda dalam sambutannya mengatakan proses rekrutmen ini dilaksanakan dengan prinsip Betah yaitu Bersih, Transparan, Akuntabel dan Humanis.

“Melalui rekrutmen ini diharapkan kita bisa mendapatkan SDM yang unggul dengan mengedepankan prinsip Betah,” ujar Waka.

Ia juga meminta seluruh panitia agar mempedomani aturan yang ada, pengawas agar melakukan pengawasan secara ketat dan berkesinambungan terhadap setiap proses tahapan, serta para peserta agar tidak mudah percaya kepada oknum yang menjanjikan akan meluluskan.

Acara ini turut dihadiri oleh seluruh Panitia Daerah, perwakilan PJU Polda, para pengawas serta seluruh peserta. (Pri/tim)

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.