Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Polda Metro Jaya masih mendalami penyebab sebuah gedung di kawasan Slipi, Jakarta ambruk pada Senin (6/1). Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil penyelidikan dari Labfor Polda Metro.

“Karena memang ini agak sedikit lama hasilnya karena beberapa sampel yang diambil ini, ini memang perlu penelitian yang cukup makan waktu,” ungkap Yusri di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (14/1).

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Yusri menyebutkan, pihaknya tengah meneliti kekuatan dari rangka besi gedung tersebut dan juga adukan cornya.

“Ini yang sementara sedang diteliti dengan tim labfor tapi sekarang ini pelan-pelan sudah mulai dirobohkan sesuai dengan rekomendasi dari Basarnas dan Puslabfor kemarin,” jelas dia.

Polisi Sudah Periksa 12 Saksi
Yusri juga menyampaikan bahwa pihaknya telah memeriksa sebanyak 12 orang saksi dalam kasus tersebut. Termasuk dari Kepala Dinas Tata Ruang DKI Jakarta serta Kantor Urusan Pajak setempat.

“Kita harus tetap menunggu hasil daru Puslabfor, kita harus melihat komposisi dari cor-coran dan juga kekuatan besi karena umur bangunan inikan sekitar 20 tahun,” pungkasnya.

Ruko 4 Lantai Roboh
Sebelumnya, Sebuah ruko setinggi sekitar 4 lantai di Kota Bambu Selatan I, Blok Tali, No 15, RT 2/RW 9, Kecamatan Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, ambruk, Senin (6/1). Tiga orang dilaporkan terluka akibat tertimpa material bangunan.

Kepolisian langsung turun ke lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Informasi sementara, insiden gedung ambruk itu terjadi sekitar pukul 9.30 WIB tadi.

“Kamis sedang mengecek dan olah TKP bangunan rubuh,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus dalam keterangannya, Senin (6/1).

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.