Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Para pengemudi angkot yang sudah tergabung dalam Jak-Lingko mereka dipastikan sudah terjamin BPJSnya. Seperti jaminan Asurasi Kesehatan , Jaminan Kematian selama bekerja. Kondisi ni diharapkan bisa menjadi daya tarik bagi pramudi yang belum bergabung.

Hal tersebut diungkap Kepala Bidang Angkutan Jalan dan Perkeretaapian Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Masdes Arroufi kepada Otoritasnews.co.id. di Jakarta, Jumat (6/9/2019 ).

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Masdes menyebut Dishub baru saja memberikan santunan kepada dua orang pramudi Jak-Lingko yang meninggal dunia beberapa bulan lalu, keluarganya diberikan santunan 24 Juta untuk satu orang.

“Ini sebagai pernyataan rasa turut berduka,” imbuhnya.

Diharapkan ini menjadi penarik bagi pengemudi yang belum bergabung. pemberian ini tentu kan sangat membantu bagi keluarga yang ditinggalkan.

“Coba supir angkot yang masih reguler mereka tidak mendapat apa apa dari negara,” terang Masdes.

Diakuinya bahwa dari 8.000 supir angkot yang ada di Jakarta, saat ini yang bergabung baru sekitar 1.300.

Jadi masih banyak yang harus kita berbuat untuk menarik mereka setidaknya kita menuju 6.000 an, yang saat ini seperempatnya atau 25 %.

Maka memberikan santunan kepada pramudi yang meninggal dunia merupakan salah satu upaya daya tarik. Paling tidak santunan ini sangat membantu bagi ahli waris buat biaya sekolah dan lain sebagainya.

Tunjangan lain yang diperoleh pengemudi kalau di operator disebut sebagai uang pembinaan, diberikan kepada 3 orang pramudi terbaik tiap bulannya.

“Jadi pramudi Jak-Lingko tidak menerima hanya gaji saja, kalau jaminan asuransi itu sudah sudah jelas,” pungkas Masdes.(daus)

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.