Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Mantan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M Romahurmuziy alias Romy didakwa Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menerima suap Rp325 juta. Jaksa menyebut uang itu berasal dari Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur Haris Hasanudin.

“Terdakwa Muhammad Romahurmuziy selaku anggota Dewan Perwakilan Rakyat sekaligus Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan bersama-sama dengan Lukman Hakim Saifuddin selaku Menteri Agama menerima uang seluruhnya sejumlah Rp325 juta dari Haris Hasanuddin,” kata Jaksa Wawan Yunarwanto di Pengadilan Tindah Pidana Korupsi (Tipikor), Jakarta Pusat, Rabu (11/9/2019).

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Jaksa mengatakan, ada dua tahap penerimaan uang tersebut. Pada 6 Januari 2019 Romy menerima uang Rp5 juta dari Haris di rumahnya. Penerimaan kedua berselang 1 bulan yakni pada 6 Februari 2019 sebanyak Rp250 juta.

“Terdakwa menerima uang sejumlah Rp5 juta dari Haris Hasanudin sebagai kompensasi atas bantuan terdakwa sehingga Haris dinyatakan lolos administrasi,” ungkapnya.

Menurut Wawan, uang itu sebagai imbalan kepada Romy yang telah berhasil meloloskan Haris menduduki jabatan di Kemenag. Padahal dia tidak memenuhi persyaratan dalam seleksi jabatan tinggi di Kemenag.

Atas perbuatannya, Romy disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 Ayat (1) Ke-1 KUHP. (iNews)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.