Iklan Atas Artikel

Otoritasnews. co. id, – Sulut,  Rumor beredarnya kabar dipindahkannya lokasi penyimpanan kotak suara dari Kantor Camat Mapanget ke Gedung Pameran Pemkot Manado di Kairagi, yang menimbulkan kecurigaan kecurangan, dibantahkan oleh Kapolsek Mapanget AKP Muhlis Suhani.

Melalui pesan Whatsapp, Sabtu sore (20/4/2019) Kapolsek menjelaskan bahwa pada hari Jumat, 19 April 2019 pukul 08.00 Wita, ia bersama anggota melakukan pengontrolan ke PPK Mapanget di Kantor Camat Mapanget.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Saat itu Ketua PPK Mapanget Dessy Aror menyampaikan bahwa pihaknya akan memindahkan lokasi penyimpanan kotak suara Pemilu yang sebelumnya di Kantor Camat ke Gedung Pameran Pemkot, dan hal tersebut telah mendapat persetujuan dari KPU Kota Manado.

Pihak PPK Mapanget pun meminta pengawalan proses pemindahan kotak suara tersebut, oleh Kapolsek Mapanget menyanggupinya.

Sekitar pukul 14.00 Wita, proses pemindahan kotak suara dilakukan dimana pelaksanaannya diawasi oleh Ketua Bawaslu Kecamatan Mapanget dan dijaga oleh anggota Polri yang ter-Sprin dalam penjagaan PPK Mapanget dan dikawal oleh Anggota SPK Polsek Mapanget dengan menggunakan mobil Patroli Polsek Mapanget.

Kegiatan ini juga mendapat pengawasan anggota Propam Polresta Manado Aiptu J. Bakari yang menggunakan pengawalan sepeda motor.

Proses pemindahan 880 buah kotak suara dari Kantor Kecamatan Mapanget ke Gedung Pameran berlangsung hingga pukul 23.30 Wita.

Usai pemindahan, kurang lebih pukul 23.45 Wita, salah satu Caleg DPRD Kota Manado bersama seorang Ketua Partai datang membawa massa mendatangi Gedung Pameran Pemkot Manado dan mempertanyakan proses pemindahan kotak suara tersebut.

Penjelasan oleh Ketua PPK Mapanget tidak diterima bahkan massa mencurigai kotak sudah dibuka, dengan menunjukkan bukti bahwa pendukungnya menemukan potongan tis atau pengikat kotak suara/segel.

Mereka menuding proses pemindahan kotak suara tersebut tidak ada pengawalan dari pihak Kepolisian dan juga menuding anggota PPK Mapanget baru mengikat kotak suara pada saat dinaikkan ke mobil truk.

Namun oleh Kapolsek dijelaskan bawah salah satu anggota yaitu Iptu Patihahuan sedang menghitung dan mencatat jumlah kotak suara yang akan dipindahkan dan melihat ada kotak suara yang tidak terikat dengan benar dan hal tersebut disampaikan ke petugas PPK dan Panwas.

Selanjutnya Petugas PPK mengikat kembali kotak suara tersebut dan proses pemindahan kotak suara tersebut mendapat pengawalan anggota Polri.

Terkait penemuan tis atau pengikat kotak suara di ruang bawah Gedung Pameran Pemkot, penjaga gedung pameran Alex Rompis menjelaskan bahwa itu adalah bekas dari Kotak Suara TPS 17 Kelurahan Paniki Bawah yang pada saat pencoblosan menggunakan ruang bawah Gedung Pameran Pemkot Manado.

Setelah selesai, mereka hanya membuang begitu saja sehingga massa yang saat itu menemukan beberapa tis tersebut menganggap bahwa tis tersebut berasal dari kotak suara yang baru dipindahkan di Gedung Pameran Pemkot Manado. Bahkan di lokasi tersebut juga ditemukan DCT.

Hal tersebut sempat mendapat perhatian serius Kapolda Sulut Irjen Pol Sigid Tri Hardjanto yang meninjau langsung lokasi penyimpanan kotak suara di gedung itu, bersama Ketua KPU Sulut Ardiles Mewoh, Ketua Bawaslu Sulut Harwyn Malonda, Kapolresta Manado dan beberapa PJU Polda, Sabtu sore.

Dihadapan personil Polsek dan PPK Mapanget, Jenderal bintang dua ini pun menekankan agar meningkatkan keamanan tempat penyimpanan kotak suara dan pelaksanaan pleno PPK Mapanget.(hum/tim)

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.