Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Cakrawala Film dan Yaskum Indonesia tengah menggarap tiga serial film. Film yang disutradarai Roy Wijaya ini menceritakan bagaimana solusi orang yang bebas dari penyakit kanker yang diderita seseorang. Kemudian alur cerita film ini ada terdapat sebuah produk herbal yang bisa membantu para penderita kanker hingga sembuh. Herbal tersebut terbuat dari daun teratai sehingga diberi nama Herbal Daun Teratai.

Eksekutif Produser, Umar Usman mengatakan, film ini dibuat dan sekaligus mempromosikan Herbal Daun Teratai tersebut karena mengingat kesabaran manusia dalam menghadapi musibah sangat terbatas. Hal ini merupakan tantangan yang harus disingkirkan. Pasalnya, tidak mudah juga bagi mereka yang terus bertahan dan berjuang melawan penyakit kanker selama ini. Apalagi saat menerima vonis dokter yang menyatakan bahwa penyakitnya tidak dapat disembuhkan.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

“Banyak orang yang tak kuat dalam menghadapi cobaan hidup. Bahkan ada yang salah jalan karena tidak kuat dalam menghadapinya. Oleh sebab itu perlu adanya sarana buat mengedukasi masyarakat. Salah satu medianya adalah film,” ujar Umar Usmar di lokasi Shooting, Kompleks Yaskum Indonesia, Jalan Kembang Baru, Jakarta Barat, Minggu (10/11/2019).

Menurut Umar, selain bertujuan memberi informasi kepada masyarakat tentang produk herbal yang selama 33 tahun sudah terbukti mampu melawan kanker, film ini juga merupakan cara mengedukasi masyarakat agar tetap tabah dan tetap berikhtiar ketika terkena penyakit atau musibah.

“Allah pasti akan menolong hamba-Nya yang berada dalam kesusahan sepanjang hamba-Nya tersebut mau bersabar dan mau berusaha mencari solusinya. Kerja dan karya kecil ini adalah wujud hidup dalam derma dan melayani tanpa batas. Sikap dan karakter hidup mengasihi dan menyayangi,” ujarnya.

Film Serie bertema “Kisah Dibalik Daun Teratai” terdiri dari tiga judul, yaitu “Cinta yang Setia dan Ketulusan”, “Secangkir Cinta dan Air mata”, dan “Harapan Baru Fandy Himawan”. Salah satunya serie film ini dibintangi oleh Clara dan Wesley, dua bintang muda berbakat.

Serie pertama yang berjudul “Cinta yang Setia dan Ketulusan” menceritakan tentang perjuangan Alita Rahayu (Clara), seorang remaja berusia 19 tahun yang sedang melawan penyakit kanker otak yang ganas dan paling mematikan di dunia. Saat bersamaan dirinya sedang jatuh Cinta terhadap seorang lelaki ganteng bernama Bayu (Wesley).

Cinta Alita dan Bayu berlabuh dalam penderitaan, namun ketulusan dan kesabaran Bayu sebagai magnet yang mampu mengeluarkan sang kekasihnya dan penyakit yang ganas ini. Meskipun kedua orang tuanya berusaha berobat Alita kemana-mana, baik pengobatan modern (kimoterapi/operasi) maupun tradisional, ternyata penyakit Alita tak kunjung sembuh. Bahkan, dokter memvonis umur Alita tak lebih dari tiga bulan.

Namun berkat tekad, usaha, dan kesetiaan, serta ketulusan cintanya, akhirnya Alita berhasil sembuh total setelah ada yang menganjurkan untuk meminum obat herbal Daun Teratai.

Akhirnya Alita bisa beraktifitas kembali seperti biasa dan bahagia dengan cintanya bersama Bayu.

Sementara itu, Sutradara Film, Roy Wijaya menuturkan, rencananya tiga serial film tersebut akan di launching akhir November 2019. Film yang semua proses casting, reading script, dan shooting-nya bertempat di Yaskum Indonesia, Kembangan, Jakarta Barat ini rencananya akan ditayangkan di youtube dan bisa bebas dikonsumsi publik.

“Film ini akan dipublikasikan melalui Youtube akhir November 2019, agar masyarakat bisa memperoleh informasi terkait hebatnya Herbal Daun Teratai sebagai solusi untuk membebaskan penderita kanker,” beber Roy.

Roy berharap film pendek ini dapat menjadi hiburan sekaligus inspirasi bagi masyarakat yang kini sedang mengalami musibah terkena penyakit.

“Ada dua dampak positif dari tiga serial film ini adalah sebagai hiburan dan sekaligus menjadi inspirasi kesembuhan para penderita kanker,” tutupnya. (Arum)

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.