Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat IB) pagi ini, Minggu (28/7/2019). Menggelar Car Free Day Jalan Santai.

Kegiatan yang berlokasi di depan kantor Balaikota DKI Jakarta itu dihadiri ratusan orang berpakaian kaus olahraga tertulis Pekat IB.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Acara yang dibuka Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbang Pol) Jakarta Pusat, Fuadi pukul 07.00 di Area Balaikota sontak menarik perhatian masyarakat yang tengah berolahraga di sekitar area, namun tidak mengganggu tertibnya lalulintas.

Fuadi mengaku, kegiatan yang dihelat DPD Pekat Jakarta Pusat ini sangat diapresiasi Pemerintah Daerah Khusus Ibukota Jakarta.

“Kami dari pemda DKI Jakarta sangat berapresiasi penuh terhadap kegiatan Car Free Day yang diusung DPD Pekat IB Jakarta Pusat ini,” kata Fuadi kepada Otoritasnews.co.id di depan kantor Balaikota DKI Jakarta, Minggu (28/7/2019).

Menurut Fuadi, Car Free Day Jalan Santai hari ini bukan semata-mata sebagai nuansa olahraga, namun lebih dari itu adalah menjalin Silaturahmi.

“Jadi kegiatan yang positif ini tentu pemerintah hadir. Dan sesuai Visi-Misi pemda DKI, dapat memajukan kota metropolitan, juga kita harapkan olahraga pagi ini memberikan kesegaran dan menikmati udara segar,” tutur Fuadi.

Di tempat yang sama, Ketua DPD. Pekat IB Jakarta Pusat, Operudi Elka Putra menegaskan, kegiatan Car Free Day Jalan Santai ini dapat memupukkan persatuan dan kesatuan seluruh komponen anak bangsa.

“Saya kira persatuan dan kesatuan tidak sebatas kata-kata namun perlu diwujudkan. Nah, kegiatan ini merupakan wujud kami untuk mempererat tali silaturahmi dan menjunjung persatuan dan kesatuan dalam tindakan konkret,” ulasnya.

Car Free Day Jalan Santai bertajuk “Mempererat Silaturahmi Anak Bangsa Dalam Rasa Persatuan Dan Kesatuan” ini menurut Operudi tema tersebut seiring dengan simbolis Pekat IB dimana menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan.

“Pekat IB selaku elemen bangsa tentunya melakukan kegiatan yang dinilai mampu meningkatkan semangat persatuan dan kesatuan,” pungkasnya.

Lebih lanjut, pria berdarah Minang ini berharap agar kegiatan yang positif ini terus dilakukan agar dapat mengundang pandangan positif dari masyarakat.

“Kadang masyarakat memandang negatif terhadap kehadiran organisasi kemasyarakatan, karena ulah dari oknum ormas yang bertindak di luar nilai-nilai kemanusiaan. Maka kegiatan ini kami harapkan agar bisa memperbaiki image masyarakat terhadap sebuah ormas lebih-lebihnya terhadap Pekat IB,” tutupnya. (Arum)

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.