Iklan Atas Artikel

Batam – Pasca-sukses memboyong perusahaan asal Amerika Serikat untuk berinvestasi di Batam, Provinsi Kepri, diketahui akan ada 11 perusahaan lainnya yang tertarik dan akan menanamkan investasi di wilayah Provinsi Kepri.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Kadin Kepri Ahmad Mak’ruf Maulana saat membuka Rapimprov ke V Tahun 2019 di Sahid Batam center Hotel dan Convention Batam, Rabu (27/11/2019) pagi.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Kesebelas perusahaan tersebut, nantinya akan menjajaki investasi di berbagai bidang. Mulai dari pengalengan ikan hingga aksesoris mobil ford yang memproduksi lampu dan kabel.

“Tahun deoan (2020), kita akan follow Up ini dan akan kembali ke Amerika untuk menjemput investasi ini,” jelas Ahmad Mak’ruf Maulana.

Ia juga mengatakan, di tahun yang sama pihaknya juga akan melakukan promosi investasi ke China dan Korea. Dengan sasaran, perusahaan-perusahaan yang akan melakukan investasi di Vietnam untuk masuk ke Batam, Provinsi Kepri.

Dimana perusahaan-perusahaan yang akan masuk ke Vietnam mayoritas menghindari dari ada perang dagang.

“Oleh karena itu, kita ada momentum untuk menarik itu semua. Karena Amerika sudah menyoroti Vietnam, dan akan memberlakukan dampak perang dagang ke sana. Momentum inilah yang akan kita sambut,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Kepri Isdianto menyambut baik adanya bakal investor yang akan masuk ke Kepri tersebut.

Menurutnya, dengan tertarik masuknya 11 perusahaan asal Amerika tersebut menandakan bahwa Batam, Provinsi Kepri masih sangat ‘seksi’ untuk investasi.

“Alhamdulillah, kami menyambut baik dan kita membuka semua peluang-peluang investasi yang masuk ke Kepri. Dimana hal ini semua sesuai dengan pesan dari Presiden Jokowi. Dan tentunya, kita mengikuti arahan yang diberikan Pemeirntah Pusat,” jelasnya. (*)

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.