Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Cianjur – Awal kepemimpinannya Kapolres Cianjur AKBP Juang Andi telah berhasil menangkap sembilan orang tersangka narkoba, obat-obatan terlarang, dan psikotropika sepanjang satu pekan terakhir.
Dalam hal ini Polres Cianjur serius dalam membasmi pelaku pengedar narkoba yang dapat merusak generasi muda bangsa, khususnya masyarakat Kabupaten Cianjur yang dikenal sebagai kota santri.
Menurut Kapolres pasokan narkoba berasal dari luar daerah, seperti Sukabumi, Bandung, dan Bogor. Mayoritas pelaku menyelundupkan barang haram itu menggunakan motor dan jalan tikus.
“Bandar narkoba sabu dan ganja mendapatkan pasokan barang dari luar daerah. Mereka membawa barang haram dengan cara dibungkus dengan kertas dan plastik. Guna terhindar dari patroli dan razia kepolisian, mereka antar pakai motor dan melalui jalan-jalan tikus,” kata Juang di Mapolres Cianjur, Selasa (12/11/2019) petang.
Polisi berhasil menangkap para pengedar diantaranya S alias Odoy, DY, Aab, YL, ES, DA, AE, FU, dan AR.
“Mereka menyimpan-mengedarkan narkoba jenis ganja, sabu, lalu ada juga obat-obatan yang dilarang edar. Ini baru peringatan. Nanti-nanti kalau mereka masih bandel, kami lakukan langkah tegas terukur, kami tembak di tempat,” ucap Juang.
Para pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 111 ayat (2) UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun dan paling lama 20 tahun. Juga Pasal 62 UU RI No 5 Tahun 1997 tentang Psikotropika dengan ancaman hukuman paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun.
“Mari kita jaga generasi penerus bangsa, jangan sampai terjerat karena narkoba ibarat racun. Kami akan terus berangus dan kami persempit ruang geraknya. Jangan ada lagi narkoba beredar di Cianjur,” pungkasnya.

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.