Iklan Atas Artikel

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Otoritasnews.co.id – Ketua OKK Pekat IB DPW Bali, A.A Raka Suryawan dan Ketua Pekat IB DPW Bali Alit Manuaba melakukan pencegahan terhadap Aksi Pengibaran Bendera OPM di pulau dewata Bali oleh Aliansi Mahasiswa Papua (AMP) pada hari Sabtu 6 Juli 2019 sekitar pukul 09.35 WITA di depan parkir timur Bajra Sandi Jalan Ir. Juanda Renon.

Selain itu demonstrasi ini sendiri bertujuan untuk memperingati Peristiwa Biak Berdarah.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Maksud dan tujuan rencana aksi tersebut adalah menyampaikan bentuk keprihatinan mengenang peristiwa 6 Juli 1998, ada sebuah tragedi berdarah yang terjadi di Biak yang dikenal Biak Berdarah berdasarkan data yang dikumpulkan oleh pihak Gereja Injil Irian Jaya yang menyebutkan 8 orang Meninggal dunia, 3 orang hilang, 4 orang luka berat, 33 orang luka ringan dan 150 orang ditahan secara paksa

Berikut isi tuntutan/pernyataan sikap aksi yang dibacakan oleh korlap di Jalan Ir. Juanda sbb :

– Negara bertanggung jawab atas tragedi Biak berdarah 1998 yang telah menewaskan ratusan nyawa manusia dan rentetan pelanggaran HAM lainnya di Papua.

– Buka ruang demokrasi seluas-luasnya dan berikan hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat Papua sebagai solusi demokratis.

– Tarik meliter (TNI/ Polri) organik dan non organik dari seluruh tanah Papua.

– Tutup Freeport, BP, LNG, tangguh dan MNC, dan perusahaan lainnya yang merupakan dalang kejahatan kemanusiaan di tanah Papua.

– Hentikan pengiriman dan agresi militer yang mengorbankan rakyat sipil di Nduga.

Berikut video Ketua OKK Pekat IB DPW Bali sedang melakukan negosiasi dengan salah satu peserta aksi:

Dari pihak kepolisian pun mengapresiasi tindakan organisasi masyarakat yang ikut membantu menjaga negara Republik Indonesia.

Pada pukul 10.30 WITA, kelompok AMP dipukul mundur oleh masyarakat yang tergabung dalam PGN, Pekat IB dan Pecalang Tanjung Bungkak Denpasar.

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.