Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id, Jakarta – Pada hari ke-11 dibulan suci Ramadhan kita semua yang dirahmati Allah SWT bisa berkumpul hadir bersama guna membangun kebersamaan untuk organisasi perlu kita tingkatkan yang lebih khusus untuk DKI Jakarta terbentuknya Dewan Perwakilan Daerah (DPD).

H. Markoni Kotto SH, seorang politisi dan pengusaha Indonesia. Ia menjabat sebagai ketua umum Organisasi massa (Ormas) Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (PEKAT IB) mengungkapkan, Saya mengucapkan banyak terimakasih pada seluruh DPD yang telah bersusah payah berjuang dalam mencalonkan saya menjadi calon wakil rakyat. Pengalaman selama sembilan bulan lebih menjadi bekal yang bermanfaat. Saya melihat semua partai politik niat dan tujuannya mereka semua adalah sama.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

“Saya sebagai Ketum Pekat dibina untuk mengangkat suara mereka, hanya sebagian yang tercapai, kita dibuang ditengah jalan. Ini bukan dirasakan saya saja tapi juga caleg yang tidak terpilih,” ungkapnya di acara bukber Pekat IB bersama DPD di SCBD Jakarta Selatan, Kamis (16/5/2919).

Dikatakannya Kita bukanlah orang politik, kita ini organisasi masyarakat yang tidak bisa mempunyai naluri seperti binatang. Setelah dibina saya melihat seorang agamais yang begitu taat pada agamanya ternyata tidak lebih sama dengan kelompok jalanan. Hanya menggunakan kita semua dengan segala cara ditempuh.

“Waktu kita membutuhkan surat mandat saksi di Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kecamatan mereka hilang semuanya tidak ada ditempat, mereka tidak ada bertanggungjawab apa yang telah mereka bina terhadap kita,” ucapnya.

“Ini adalah persekongkolan besar yang dilakukan oleh sekelompok orang yang tak pernah memikirkan nasib bangsa dan bertanggung jawab Kepada bangsa dan negara ini,” ujarnya.

“Sangat luar biasa bahwa akan hal ini, saya sampaikan hal ini pada PPK agar mereka jangan marah dan pada ribut bahwa ini bagian hancurnya demokrasi,” imbuhnya.

Yang kita temui hari ini salah seorang tokoh mengatakan, kalau kamu gak sadis, maling, rampok, ataupun pecundang kau tidak akan menang sebagai wakil rakyat.

Ketua Umum Pekat IB mengatakan, Niatnya kalau saya jadi wakil rakyat Allah ridho dan kalau saya gak jadi wakil rakyat Allah sayang sama saya. Saya inginkan kalah dengan terhormat.

Dikatakannya bahwa Tokoh yang sholat dan ibadah luar biasa begini dengan sikapnya dan kelakuannya yang tidak baik untuk memuluskan terpilih jadi wakil rakyat, gimana dengan anggota dewan yang nantinya terpilih.

Ilmu yang saya dapat ini mahal karena perjuangan untuk bangsa dan negara ini juga agama kita harus dengan cara-cara yang baik.

Insya Allah untuk kedepannya di Musyawarah Nasional (Munas) kedua nanti yang berlangsung di Jakarta, kita akan deklarasi partai yang dimiliki oleh Pekat Indonesia Bersatu.

Semua AD/ART kita akan buat beda dari partai-partai lain dengan tujuan kita coba mengikat insan-insan untuk mencintai bangsanya dan memikirkan nasib bangsanya.

Gunanya membentuk partai agar kita peduli sesama dengan tangan diatas memberi. Pekat IB harus tangan diatas, tidak boleh dengan tangan dibawah.

“Habis lebaran nanti kita akan mengadakan rapat pimpinan untuk merumuskan pembiayaan dan kelengkapan yang diharapkan berjalan dengan baik. Setelah Munas nanti akan deklarasi partai. Nantinya akan ada ormas yang mempunyai partai dengan aturan hukum dan konstitusi yang kita bangun beda dengan partai lain,” tutupnya.(Guffe)

Iklan Bawah Artikel

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.