Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id – Dalam rangka Pelantikan Pengurus Pusat Pemuda Panca Marga (PPM), Menteri Pertahanan Jendral TNI Purn Ryamizard Ryacudu menyampaikan pesan tertulisnya, yang menegaskan bahwa PPM adalah organisasi biologis dari LVRI yang tidak akan terpisahkan. Hal ini menegaskan, bahwa tidak ada dualisme kepengurusan PPM, karena yang sah adalah yang berada di bawah naungan LVRI.

”Pemuda Panca Marga adalah organisasi kemasyarakatan pemuda yang bersifat kekeluargaan dan merupakan wadah berhimpun bagi putera-puteri veteran Republik Indonesia beserta keturunannya yang memiliki hubungan kesejarahan, aspirasi dan koordinasi dengan Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) dan merupakan bagian dari Keluarga Besar TNI/Polri,” kata Menteri Pertahanan Jenderal Purnawirawan TNI Ryamizard Ryacudu, dalam pesan tertulisnya yang disampaikan Rektor Universitas Pertahanan(Unhan) Letjen TNI Tri Legionosuko kepada awak media, di Jakarta Senin (14/10/2019).

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Menurutnya, Pemuda Panca Marga merupakan wadah berhimpunnya para pemuda anak biologis dan juga anak ideologis veteran dan pejuang, yang menjadi sebuah kekuatan dalam satu kesatuan jiwa kejuangan dan kepahlawanan.

Oleh karena itu para pemuda ini tidak boleh dibiarkan berjalan tanpa arah.

”LVRI sebagai orangtua biologis dan juga ideologis harus tetap membina, agar arah dan tujuan perjuangan organisasi dapat terarah. Jika dilepaskan, tanpa arahan dan pembinaan LVRI, sama saja membiarkan sebuah organisasi yang liar tanpa arah yang jelas,” demikian isi pesan tertulis Menhan.

Pemuda Panca Marga, tambahnya, berfungsi sebagai sarana dalam proses pewarisan, pelestarian serta pembudayaan jiwa, semangat dan nilai-nilai juang 45 sebagai perwujudan kesetiaan kepada Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Wahana perjuangan dan pengabdian dalam mencapai cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. Perekat persatuan dan kesatuan, pengemban hakikat tatanan baru dan merupakan bagian dari Sishankamrata.

”Oleh karena itu, saya tegaskan kembali bahwa organisasi PPM di bawah naungan LVRI. PPM adalah organisasi biologis dari LVRI yang tidak akan terpisahkan dan sebagai perekat NKRI dalam pelestarian Pancasila dan nilai-nilai perjuangan 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Organisasi massa Pemuda Panca Marga (PPM) harus kembali kepada khittahnya yang benar.” tandas Menhan Jenderal Purnawirawan TNI Ryamizard Ryacudu.

Dalam pesan tertulisnya tersebut, Menhan juga menyebutkan bahwa khittah PPM,yakni bebas dari politik praktis dan tetap mengakui LVRI sebagai organisasi induk yang melahirkannya.

LVRI dan anggota PPM dilarang melakukan politik praktis. Sikap politik LVRI dan PPM sama, yakni pro politik kenegaraan.

Sebelumnya, Berto Izaak Doko telah dilantik dan resmi memimpin Pemuda Panca Marga (PPM) setelah melalui proses pelantikan oleh Ketua Umum Legiun Veteran Republik Indonesia (LVRI) Letjen TNI (Purn) Rais Abin.

Pelantikan dilangsungkan di Gedung AH Nasution, Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Rabu (9/10) lalu, dihadiri oleh Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Rektor Universitas Pertahanan (Unhan) Letjen TNI Tri Legionosuko serta jajaran keanggotaan LVRI dan PPM.

Usai dilantik, Berto dan pimpinan baru PPM membacakan Sumpah Prasetia Panca Marga.

Berto terpilih melalui Musyawarah Nasional Luar Biasa Pemuda Panca Marga (PPM) di Hotel Ibis, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (7/9) silam.

Berto berkomitmen akan memimpin PPM supaya setia kepada NKRI. Selain itu, bersama-sama TNI dan Polri, PPM bertekad untuk menjaga keamanan negara.

“Sikap kita jangan lagi abu-abu. Sikap kita tegak lurus terhadap NKRI. NKRI harga mati, merah putih bendera kita, pimpinan kita adalah Bapak Jokowi, udah itu, titik,” ucap Berto,saat ditemui pers,menanggapi pesan tertulis Menhan Jendral TNI Purn Ryamizard Ryacudu tersebut, di Jakarta Senin,(14/10/2019).

“Kita akan bisa melakukan yang terbaik bersama-sama. Kami akan bersama-sama baik bersama TNI dan Polri untuk tetap menjaga NKRI,” ucap Berto.

Nah sekarang, imbuhnya, langkah prioritas dan strategis untuk menjalankan roda organisasi PPM adalah konsolidasi membangun infrastruktur basis PPM untuk menghadapi era Milineal, sehingga PPM di masa kini dan di masa mendatang tetap eksis serta dapat di terima generasi Milineal, bahkan menjadi kawah candradimuka pembinaan generasi Milineal di kalangan keluarga besar TNI. Selain itu, secara eksternal, PPM bisa eksis menjadi garda terdepan menjaga keamanan, ketahanan dan kedaulatan NKRI.

“Tantangan yang dihadapi PPM saat ini dan di masa mendatang tidaklah ringan, namun semua itu bisa di hadapi dengan kekompakan, saling menghormati, saling mendukung dan saling membantu dalam satu keluarga besar PPM anak kandung LVRI ,itu harus dibentuk dan dijaga untuk mencapai kejayaan bersama “pungkas Berto

Sebelumnya, Ketua Umum DPP LVRI, Letjen TNI (Purn) Rais Abin, mengatakan Pemuda Panca Marga (PPM) tetap di bawah naungan veteran. Penegasan itu disampaikan menyambut terpilihnya Berto Izaak Doko sebagai Ketua Umum PPM yang baru.

“PPM boleh berdiri sebagai organisasi kemasyarakatan, tetapi tetap di bawah naungan veteran, tidak boleh berjalan sendiri tanpa arah yang jelas,’’ tegas Rais Abin kepada pers di Jakarta, pekan lalu.

Menurut Rais Abin, pihaknya telah membekukan kepengurusan PPM di bawah Abraham Lunggana alias Haji Lulung, dan secara sah, telah membentuk presidium untuk mengantarkan ke Munaslub. Puncak penyelesaian adalah Munaslub, dan telah memilih Berto Izaak Doko, cucu Pahlawan Nasional Izaak Huru (I.H) Doko sebagai Ketua Umum Pemuda PPM.

Mengapa PPM harus tetap berada di bawah veteran, menurut Rais Abin, sejak didirikan pada 1967, veteran ingin menitipkan keluhuran pada generasi penerus, yakni anak-anak biologis para veteran. ”Panca Marga adalah Kode Paling Luhur bagi veteran, karena itu harus dikembalikan kepada tujuan awalnya, meneruskan jiwa veteran sebagai pejuang,” katanya.

Seiring dengan perkembangan munculnya Munas X PPM, Ketum LVRI itu memastikan, tidak boleh ada PPM di luar kendali veteran. ”PPM itu seperti manusia super, manusia yang luhur dan patuh pada jiwa kepahlawanan yang ada di dada setiap veteran,” tandasnya.(daus)

Iklan Bawah Artikel


Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.