Iklan Atas Artikel

Otoritasnews.co.id, Jakarta – Rapi Films bekerja sama dengan Sky Media meluncurkan official poster dan official trailer film ‘Ratu Ilmu Hitam‘. Remake dari film horor legendaris berjudul sama yang rilis di tahun 1981 ini menjanjikan teror yang berbeda dari film horor lainnya.

Dalam acara peluncuran, para pemain turut menonton trailer film sutradara Kimo Stamboel.

Advertise!Iklan Dalam Artikel

Rupanya trailer film ‘Ratu Ilmu Hitam’ berhasil membuat setiap pemain yang terlibat ikut merinding. Ya, dalam trailer film menampilkan adegan cukup mengerikan dengan tempo yang juga cukup cepat. Salah satu di antaranya ialah kehadiran binatang melata seperti kelabang yang cukup menggelikan.

Adhisty Zara mengatakan, Jujur, aku merinding banget gak nyangka aja hasilnya ternyata sekeren ini,” kata saat ditemui di Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Senin (30/9/2019).

Zara sempat enggan menerima tawaran bermain dalam film horor. Sebab ia merupakan sosok yang penakut.

“Aku kan awalnya enggak mau nerima film horor apapun karena aku penakut banget, tapi kesempatan ini, aku kayaknya enggak salah ambil,” ucap Zara.

“Aku beruntung banget bisa terlibat dalam film ini yang prosesnya menyenangkan, dan hasilnya menyenangkan banget,” ujarnya.

Tak cuma Zara, Sheila Dara pun demikian. Ia mengaku dibuat merinding dengan trailer film ‘Ratu Ilmu Hitam’.

“Aku berharap orang yang nonton bisa begitu juga (merinding),” tutur Sheila.

Sheila takjub dengan trailer film yang skenarionya ditulis oleh Joko Anwar. “Jujur karena kita syuting terpisah, enggak tahu bakal jadi kayak apa, pas lihat trailernya parah semerinding itu,” terangnya.

Beragam reaksi itu rupanya ditanggapi oleh sang sutradara dengan cukup santai. Kimo berharap bisa menyajikan yang terbaik untuk penonton film Tanah Air.

“Lumayan ya ternyata. Kita masih proses menyelesaikan filmnya juga, semoga kita memberikan yang terbaik lah,” ucap Kimo.

Menurut Kimo, awalnya memang tidak mudah untuk kembali menghadirkan film yang pernah berjaya di tahun 1981 itu. Apalagi film ‘Ratu Ilmu Hitam’, yang dibintangi oleh Suzzana, kala itu benar-benar ikonik.

‘Ratu Ilmu Hitam’ 1981 meraih beragam penghargaan di Festival Film Indonesia tahun 1982. Film ini pernah dirilis di Amerika, Prancis, Spanyol, dan sejumlah negara Eropa lainnya.

Meski dengan sudut pandang yang berbeda, Kimo mengaku akan menyajikan beragam teror yang mengejutkan. Apalagi film ini tetap mengusung santen dengan bermacam variasinya.

“Karena versi tahun 1981, itu kita juga bingung, gila gimana kita bisa top up ini, dan kita juga ingin menyasar milenial juga, semoga bisa terima,” tutup Kimo.

Film ‘Ratu Ilmu Hitam’ versi 2019 mengusung konsep baru yang mangambil sudut pandang lain dari film lainnya.

Film ‘Ratu Ilmu Hitam’ versi terbaru dibintangi oleh Ario Bayu, Hannah Al Rashid, Imelda Therinne, Miller Khan, Tanta Ginting, Salvita DeCorte, Zara JKT48. Ade Firman Hakim, Ruth Marini, Yayu Unru, Putri Ayudya, Sherina Cinnamon, Giulio Parengkuan, Gisellma Firmansyah, Sheila Dara Aisha, Muzakki Ramdhan, serta Ari lrham.

Perpaduaan Kimo dan Joko akan membawa perspektif baru kepada film ‘Ratu Ilmu Hitam’. Cerita yang digarap akan terasa segar karena disesuaikan dengan keadaan masa sekarang.

‘Ratu Ilmu Hitam’ siap meneror penonton horor Indonesia. Kimo menjanjikan bahwa film ini akan berbeda dan versi sebelumnya.

Seperti yang terlihat di trailer, banyak sekali kejutan menanti penonton film horor Indonesia. Teror yang diberikan benar benar fresh untuk ukuran Indonesia. Terutama karena film ini mengusung santet dengan bermacam variasinya.

‘Ratu Ilmu Hitam’ versi 1981 cukup ikonik karena dianggap salah satu film horor terbaik yang pemah ada. Film ini diakui oleh Festival Film Indonesia dan meraih lima nominasi untuk aktris terbaik (Suzanna), pemeran pembantu terbaik (W.D. Mochtar), pcnyunting terbaik, penata artistik terbaik, dan sinematograti terbaik dalam Festival Film Indonesia 1982.

Bukan hanya dalam negeri, film ini juga merupakan salah satu film horor Indonesia yang dikenal secara internasional. Di Amerika film ini diberi judul ‘Queen of Black Magic’, lalu di Francis diben’ nama ‘Exorcisme Noir’, juga dirilis di beberapa negara lain seperti Spanyol, dan beberapa negara Eropa lainnya. Setahun sebelumnya, Rapi Films membuat ulang fllm ‘Pengabdi Setan’ yang mempunyai status cult yang sama seperti ‘Ratu Ilmu Hitam’. Kedua fllm ini diharapkan dapat membuka lagi mata generasi muda terhadap katalog film-film horor Rapi Films yang telah memperkaya khazanah dunia horor Indoneia.

Bercerita tentang Hanif (diperankan Ario Bayu) membawa Nadya (Hannah Rashid) istrinya dan ketiga anak mereka ke panti asuhan tempat Hanif dulu dibesarkan. Pengasuh panti itu, pak Bansi (Yayu Unru), sudah sangat tua dan sakit keras.

Hanif datang untuk menjenguk setelah bertahun-tahun tidak bertemu. Dua sahabat Hanif saat tinggal di panti. Anton (Tata Ginting) dan Jefri (Miller Khan) datang bersama istri-stri mereka.

Malam itu mereka semua tiba di panti asuhan yang terletak diluar kota dan jauh dari pemukiman penduduk. Mereka bermaksud bermalam disana untuk memberikan penghormatan terakhir buat orang yang mengasuh mereka sejak kecil. Mereka menyangka malam itu akan menjadi malam yang penuh kedamaian. Mereka segera memahami bahwa mereka salah.

Satu per satu dari mereka mengalami keganjilan yang mengerikan. Sebagian diteror oleh hal-hal yang paling mereka takuti. Seseorang menginginkan mereka mati, tampaknya dengan ilmu hitam yang sangat hebat. Seseorang yang mungkin punya dendam. Seseorang yang mengetahui sesuatu yang pemah dilakukan Hanif dan kawan-kawannya ketika di panti. Hanif dan kedua sahabatnya hams mengingat kembali bebcmpa kejadian yang coba mereka lupakan. Scsuatu yang mereka buang dari ingatan untuk bisa hidup sepcrti manusia normal.

Kolaborasi Sutradara Kimo Stamboel dan skenario Joko Anwar mambuat film ini sangat layak ditunggu. Film “Ratu Ilmu Hitam” tayang mulai 7 November 2019 di bioskop seluruh Indonesia.(Guffe)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.